• Jelajahi

    Copyright © Aplikasi - Garut Selatan Net
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Header

    Review Aplikasi iGrow – Aplikasi Pinjaman Online Yang Sudah Terdaftar Di OJK

    JD Admin
    23 Februari 2022, 05:43 WIB Last Updated 2022-02-22T22:43:24Z
    Iklan
    Iklan
    Baca Juga
    R

    eview Aplikasi iGrow – Aplikasi Pinjaman Online Yang Sudah Terdaftar Di OJK – Selamat pagi sahabat pembaca dimanapun berada semoga selalu ada dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.


    Review Aplikasi iGrow – Aplikasi Pinjaman Online Yang Sudah Terdaftar Di OJK


    iGrow adalah platform peer to peer (P2P) lending atau penyelenggara pinjam meminjam yang berbasis teknologi atau fintech untuk mempertemukan pemberi dana (lender) dengan penerima dana (borrower) yang berbentuk perorangan, perusahaan, atau kelompok pertanian dari segi pendanaan di bidang agrikultur (pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan).


    iGrow ini berada dibawah naungan PT iGrow Resources Indonesia,yang secara resmi memiliki izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyelenggara layanan pinjam meminjam uang yang berbasis teknologi informasi dengan nomor surat tanda berizin/terdaftar KEP-75/D.05/2021 pada tanggal 19 Agustus 2021.


    Cara Kerja iGrow


    1. Pilih proyek pembiayaan


    iGrow akan meluncurkan proyek terpilih dalam bentuk unit pendanaan untuk mengumpulkan dana, setiap lender bisa membeli unit tersebut.


    2. Dana Terkumpul


    Setelah target dana suatu proyek terkumpul, dana akan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan proyek tersebut.


    3. Pantau Perkembangannya


    iGrow menyampaikan laporan perkembangan proyek berupa foto dan detail pertumbuhan komoditas secara berkala kepada para lender.


    4. Pembagian Margin


    Lender akan menerima pembayaran bagi hasil sesuai dengan periode masing-masing proyek.


    Keunggulan Melakukan Pendanaan Di Igrow


    Di samping pendanaan yang menguntungkan dengan presentasi margin 12%-20% per tahun, kamu juga turut memberikan dampak sosial yang luar biasa. Dengan meningkatkan taraf hidup para petani dan peternak penerima pendanaan iGrow. Kegiatan pendanaan yang kamu lakukan secara tidak langsung telah memberdayakan petani dan juga berkontribusi dalam meningkatkan produksi pangan dalam negeri.


    Dengan melihat perkembangan proyek selama periode kontrak berlangsung, kamu juga akan mendapatkan pengalaman bertani secara online. Bagaimana iGrow Memitigasi Risiko Gagal Panen/Gagal Bayar? Pada awal proses pendanaan, iGrow memastikan 5 hal berikut ini:


    Baca Juga: Review Aplikasi Danain - Aplikasi Pinjaman Online Yang Sudah Terdaftar Di OJK


    1. Hanya melakukan pendanaan ke borrower yang sudah mempunyai kontrak pembelian komoditas dengan pembelinya (offtaker).
    2. Borrower adalah entitas berupa koperasi, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), CV atau PT yang terdiri dari puluhan sampai ratusan petani. Dengan begitu, pendanaan ke entitas ini akan lebih aman secara legalitas dan risiko akan lebih kecil karena hasil pertanian yang diperoleh adalah agregat dari sekian banyak lahan petani yang saling mengcover satu sama lain. Di samping itu skala ekonominya juga menarik karena proses bertaninya lebih efisien dan efektif.
    3. Fasilitas pendanaan hanya bisa diberikan kepada para pelaku usaha yang sudah lama berjalan dan proven atau bukan bisnis baru, sehingga fasilitas pendanaan digunakan untuk menaikkan skala bisnis pelaku usaha agribisnis. Hal ini ditujukan jika terjadi kegagalan atau cost over run dalam usaha agribisnis bisa ditanggulangi oleh cashflow usaha yang saat ini sedang berlangsung.
    4. Menggunakan skema forward contract, dalam skema ini petani akan terikat kontrak untuk menyediakan sejumlah komoditas kepada lender di akhir kontrak. Dengan volume komoditas yang telah disepakati di awal, maka aka sangat menekan risiko moral hazard dari petani dan juga akan membuat mereka lebih produktif karena jika bisa menghasilkan lebih dari kontrak tersebut maka hasil itu sepenuhnya jadi hak mereka.
    5. Dengan due diligence dan credit scoring yang baik secara kuntitatif (bekerjasama dengan Pefindo Biro Kredit) dan kualitatif, hanya dengan melihat aspek-aspek diatas dan aspek lainnya seperti kecakapan bertani, karakter yang bersangkutan, keadaan lahan, klimatologi, reputasi offtaker, dan masih banyak lagi.


    Di tengah-tengah proses pendanaan, iGrow melakukan hal berikut:


    1. Memonitoring secara bulanan di setiap lokasi penanaman oleh tim surveyor lapangan.
    2. Asistensi dan pengawasan keuangan secara rutin.
    3. Kunjungan dan controlling management ke masing-masing proyek pendanaan.


    Di akhir proses pendanaan, iGrow melakukan hal- hal berikut:


    1. Melakukan notifikasi dan peringatan sejak H-3 bulan sebelum jaatuh tempo.
    2. Meminta borrower untuk mengalokasikan dana untuk repayment minimal 3 bulan sebelum jatuh tempo.
    3. Menjalankan SOP collection internal dari mulai H+1 dari sampai dengan H+90 hari.
    4. Jika terjadi terlambat pembayaran lebih dari 90 hari maka akan dilakukan salah satu penyelesaian berikut ini, yaitu menggunakan asuransi gagal bayar untuk mengcover 80% dari pokok pinjaman, menggunakan pihak ketiga untuk melakukan prosedur collection.


    Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai iGrow Apk, untuk informasi yang lebih detailnya bisa cek di www.igrow.asia. 


    Semoga bermanfaat.


    pencarian yang banyak dicari:


    • kelemahan igrow
    • pengalaman investasi di igrow
    • igrow penipu
    • cara daftar igrow
    • cara kerja igrow
    • igrow indonesia
    • igrow karir
    • tanifund vs igrow

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini